preloader

Ada sebuah pesan terpampang di kotak pesan dari “just2live”, isinya :pak kapan mau ambil
awrdnya… he he..
:).

Penasaran saya dibuatnya. Mengapa koq bisa-bisanya blog saya dapat Award? Siapa yang memberi?, …?, …? Apapun yang terjadi saya selalu mensyukurinya, apalagi Award ini adalah Award Persahabatan, siapa yang berani menolak? Bisa-bisa kualat nanti.

Te
Terima kasih untuk Bung Gandhi Anwar Sani yang telah mempercayakan award ini kepada saya, saya akan teruskan Award tersebut kepada para sahabat yang lain. Mereka adalah:


1.
Tresno Budiyanto, Sang Fotografer yang tak pernah lelah mengintip dibalik kamera
2.
R. Lilik Siswanto, Pemilik Pabrik HURUF berENERGI
3.
N. Mursidi, Pemilik Etalase Buku yang rajin sekali meresensi buku
4.
Bambang Sutijono, Pengusaha Spiritual Messages
5.
Yoseph HS, Dosen Filsafat Kayu yang hobi mengayuh sepeda angin
6.
Frans M. Royan, Penulis Buku-buku Marketing yang pragmatis
7.
Johanes Ariffin Wijaya, Life Inspirator, Penulis buku Best Seller dan Penerima MURI

Bagi Anda, para penerima BRILLANTE WEBLOG Award” saya ucapkan selamat dan tugas Anda selanjutnya adalah :

1. Pasang logo awardnya di blog anda
2. Cantumkan link blogger yang memberikan award ke anda
3. Nominasikan award ini kepada paling sedikit 7 blogger lain
4. Cantumkan link 7 blogger yang anda nominasikan di blog anda
5. Tinggalkan pesan di masing-masing blog yang anda nominasikan tadi.

Semoga Award ini memperkuat persahabatan kita semua.

By Effendi BP

DenEff adalah nama pena dari X.L. Effendi Budi P., penulis esai, novel, refleksi sosial, dan karya-karya prosa liris yang berangkat dari kehidupan sehari-hari, ingatan keluarga, dinamika masyarakat, iman, kepemimpinan, dan perubahan zaman. Melalui ruang kreatif Membaca Zaman, DenEff menulis untuk menangkap denyut kecil kehidupan yang sering luput dari perhatian: percakapan di rumah, kegelisahan orang biasa, luka sosial, humor sehari-hari, serta nilai-nilai kemanusiaan yang tumbuh di tengah zaman yang terus berubah. Gaya menulis DenEff cenderung reflektif, liris, hangat, dan kontemplatif. Ia percaya bahwa tulisan tidak selalu harus berteriak untuk didengar. Kadang, kalimat yang pelan justru lebih lama tinggal di hati pembaca. Selain menulis karya sastra dan esai, DenEff juga banyak mengolah tema kepemimpinan, keluarga, pelayanan, spiritualitas, dunia kerja, dan budaya produktif. Pengalaman panjangnya dalam pelayanan paroki, dunia usaha, serta pendampingan keluarga muda Katolik memberi warna khas pada tulisan-tulisannya: membumi, manusiawi, dan dekat dengan persoalan nyata. Bagi DenEff, menulis adalah cara sederhana untuk merawat ingatan, membaca tanda-tanda zaman, dan membagikan berkat melalui kata-kata. Tagline: Hidup untuk menjadi berkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *