preloader

Aku tak ada disana

ketika Engkau bersama para leluhurku,

Beribu masa, mereka mengisahkan perjamuanMu yang terakhir

tentang kaki leluhurku yang Kau basuh,

tentang pesanMu untuk selalu saling mengasihi diantara mereka

dan,

mengenangMu dalam setiap perjamuan

Setiap mengenangMu,

aku tak pernah bisa mengukur kedalaman kasihMU

(kamis putih, 20032008)

By DenEff

DenEff—nama pena dari X.L. Effendi Budi P.—menulis seperti seseorang yang berjalan pelan di tepi zaman, memunguti serpihan cerita yang jatuh dari meja kehidupan: tawa yang tertahan, luka yang tak sempat dirawat, doa yang tak bersuara, dan ingatan keluarga yang terus memanggil pulang. Ia percaya bahwa kata-kata adalah lampu kecil: tidak mengusir seluruh gelap, tetapi cukup untuk menemukan jalan pulang. Dalam setiap esai, novel, dan prosa lirinya, DenEff menenun humor halus, keheningan batin, dan tanda-tanda zaman menjadi jalinan yang menghangatkan manusia. Menulis baginya adalah ibadah sunyi—cara merawat memori, meneguhkan sesama, dan menghadirkan berkat dalam bentuk paling sederhana: sebuah kalimat yang tinggal lama di hati. Hidup untuk menjadi berkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *