PERCAKAPAN YANG TAK SAMPAI
Aku bicara pada dindingdan dinding lebih jujur dari cermin,sebab ia tak pura-pura mendengar. Kita duduk…
Baca Lebih Lanjut
Aku bicara pada dindingdan dinding lebih jujur dari cermin,sebab ia tak pura-pura mendengar. Kita duduk…
Baca Lebih LanjutDi lemari arsip, berkas-berkas tua saling berbisik:“Lucu ya, kami sering dijanjikan akan dibuka,tapi yang dibuka…
Baca Lebih LanjutDi ruang tamu,televisi tua berdehem.Katanya ia lelahmenayangkan harapanyang setiap tahun diganti bungkus,tapi isinya tetap utang…
Baca Lebih LanjutKemerdekaan, barangkali,adalah sesuatu yang berjalan pelandi antara langkah rakyatyang masih belajar menjadi bebastanpa harus saling…
Baca Lebih LanjutDi bawah langit Agustus,bendera berkibar seperti halaman bukuyang belum selesai ditulis rakyatnya. Kemerdekaan, katanya, sudah…
Baca Lebih LanjutSetiap Agustus kita menaikkan Merah Putih setinggi-tingginya, sementara sebagian harapan masih berjalan menunduk di bawah…
Baca Lebih LanjutNegeri ini dihuni tiga macam kemerdekaan: kemerdekaan orang kayayang bebas memilihhendak membayar pajakatau menyewa ahliuntuk…
Baca Lebih LanjutSetiap Agustus kita kibarkan bendera, lalu lupa menanyakan kabar rakyat yang lapar. Merdeka katanya, tapi…
Baca Lebih LanjutAku menatap dedaunan sampai mereka berhenti menjadi dedaunandan mulai menjadi bukti—setiap urat daun adalah jalan…
Baca Lebih Lanjut(bagi Daun yang Jatuh, Diri yang Menangis) I. Ada yang bilang: rumus tak punya rindu,…
Baca Lebih Lanjut