preloader

Judul : Lelaki Tua dan Laut (The Old Man and The Sea)

Penulis : Ernest Hemingway

ISBN : 979259351-9

Penerbit : Selasar Surabaya Publishing

Tebal : 131 Halaman

Cetakan : I, April 2008

Harga : Rp. 31.000,-

Kategori : Novel



Lelaki Tua dan Laut bercerita tentang persahabatan dan pelajaran kehidupan yang sangat dramatik. Kisah novel ini mampu memberikan inspirasi tentang kebersahajaan, kesabaran, kekuatan hati, serta semangat yang tak pernah menyerah pada keadaan.

Novel ini pernah saya baca sekitar tahun 1980an yang saya pinjam dari seorang teman, dan saya bersyukur dapat menemukan kembali novel ini yang diterbitkan dalam edisi bahasa Indonesia oleh Penerbit Selasar Surabaya Publisihing. Membaca karya-karya Ernest Hemingway selalu dramatik, memiliki narasi diskripsi yang kuat, serta mampu menggambarkan situasi yang detil.

Membaca novel ini, kita akan dibuai dengan gaya penulisan yang tenang dan mengalir, jalan cerita terasa teratur dan runut, sifat-sifat tokoh utama tergambar jelas dengan penuturan yang tidak buru-buru –menggambarkan kesabaran yang luar biasa. Dan, kepahlawan bagi Hemingway dalam kisah ini adalah manusia yang berhasil mengatasi penderitaan dalam kesendiriannya. Novel ini kaya akan nilai-nilai kehidupan yang bisa diambil untuk mematangkan jiwa kita.

Ditulis di Kuba pada tahun 1951, dipublikasikan lewat majalah Life edisi 1 September 1952, dan mengalami sukses luar biasa, dalam 2 hari tercetak 5,3 juta eksemplar ludes terjual. Diterbitkan pertama kali oleh Penerbit Charles Scribner’s Sons pada 8 September 1952. Novel ini merupakan karya fiksinya yang terakhir yang diterbitkan semasa ia masih hidup. The Old Man and The Sea memenangkan Hadiah Pulitzer pada tahun 1953 untuk kategori fiksi, dan Award of Merit Medal for Novel dari American Academy of Letters pada tahun yang sama. Dan, yang paling bergengsi adalah novel ini memperoleh Penghargaan Nobel Sastra tahun 1954 untuk keahliannya yang luar biasa pada seni narasi.

Jangan pernah menunda membaca novel indah ini, atau Anda menyesal!

By DenEff

DenEff—nama pena dari X.L. Effendi Budi P.—menulis seperti seseorang yang berjalan pelan di tepi zaman, memunguti serpihan cerita yang jatuh dari meja kehidupan: tawa yang tertahan, luka yang tak sempat dirawat, doa yang tak bersuara, dan ingatan keluarga yang terus memanggil pulang. Ia percaya bahwa kata-kata adalah lampu kecil: tidak mengusir seluruh gelap, tetapi cukup untuk menemukan jalan pulang. Dalam setiap esai, novel, dan prosa lirinya, DenEff menenun humor halus, keheningan batin, dan tanda-tanda zaman menjadi jalinan yang menghangatkan manusia. Menulis baginya adalah ibadah sunyi—cara merawat memori, meneguhkan sesama, dan menghadirkan berkat dalam bentuk paling sederhana: sebuah kalimat yang tinggal lama di hati. Hidup untuk menjadi berkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *