preloader

ada saatnya aku untuk berpikir…
menghitung setiap tarikan udara yang kuhirup
menghitung setiap jejak
menghitung langkah yang bakal kuayun
menghitung …

ada saatnya aku harus diam
mengendapkan segala sesuatu;
tentang kenangan
tentang saat dimana bumiku sedang mengikat kakiku
tentang misteri masa yang belum kuterjang
maka aku harus diam mencari keheningan

ada saatnya aku mesti bertindak!
karena aku tak hendak bernostalgi dengan kenangan,
sebab ia akan mengikatku dalam kenisbian
semua labirin memiliki misterinya sendiri,
memilki keindahnya sendiri
maka aku harus bertindak

hai jiwaku…
janganlah meletakkan ragu dipelupuk mata
biarkan timbangan pikiran menjadi lentera
sebab perjalanan harus ditempuh

By DenEff

DenEff—nama pena dari X.L. Effendi Budi P.—menulis seperti seseorang yang berjalan pelan di tepi zaman, memunguti serpihan cerita yang jatuh dari meja kehidupan: tawa yang tertahan, luka yang tak sempat dirawat, doa yang tak bersuara, dan ingatan keluarga yang terus memanggil pulang. Ia percaya bahwa kata-kata adalah lampu kecil: tidak mengusir seluruh gelap, tetapi cukup untuk menemukan jalan pulang. Dalam setiap esai, novel, dan prosa lirinya, DenEff menenun humor halus, keheningan batin, dan tanda-tanda zaman menjadi jalinan yang menghangatkan manusia. Menulis baginya adalah ibadah sunyi—cara merawat memori, meneguhkan sesama, dan menghadirkan berkat dalam bentuk paling sederhana: sebuah kalimat yang tinggal lama di hati. Hidup untuk menjadi berkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *