preloader

Keesokan harinya, Darma membuat daftar.

Bukan daftar pekerjaan.

Bukan daftar rapat.

Bukan daftar iuran alumni.

Ia menulis judul kecil di bagian atas halaman:

Yang Belum Selesai di Dalam Diriku

Lama sekali ia hanya menatap halaman itu.

Lalu pelan-pelan ia menulis beberapa nama.

Ada nama seorang sahabat lama.

Ada nama rekan kerja.

Ada nama saudara.

Ada juga satu nama yang paling sulit ia tulis.

Namanya sendiri.

Darma memandangi tulisan itu.

Lalu berbisik:

“Rupanya orang yang paling sulit kumaafkan adalah diriku sendiri.”

Malamnya, Mpu Sabak datang seperti biasa.

Tok.

Tok.

Tok.

Ia duduk tanpa bertanya.

Darma menyodorkan buku catatannya.

Mpu Sabak membaca sebentar, lalu tersenyum.

“Bagus.”

“Bagus bagaimana? Isinya berat semua.”

“Justru karena itu bagus.”

“Mengapa?”

“Karena banyak orang ingin mati dengan rumah rapi, tetapi lupa membersihkan hatinya.”

Darma terdiam.

Mpu Sabak menunjuk daftar itu.

“Jangan selesaikan semuanya sekaligus.”

“Kenapa?”

“Nanti kau mengira hidup ini proyek.”

“Lalu?”

“Mulailah dari satu nama yang paling sering muncul dalam doamu.”

Darma menunduk.

Ia tahu nama itu.

Nama yang selama ini tidak pernah ia ucapkan keras-keras. Tetapi selalu hadir ketika malam terlalu sunyi.

BERSAMBUNG…

By DenEff

DenEff—nama pena dari X.L. Effendi Budi P.—menulis seperti seseorang yang berjalan pelan di tepi zaman, memunguti serpihan cerita yang jatuh dari meja kehidupan: tawa yang tertahan, luka yang tak sempat dirawat, doa yang tak bersuara, dan ingatan keluarga yang terus memanggil pulang. Ia percaya bahwa kata-kata adalah lampu kecil: tidak mengusir seluruh gelap, tetapi cukup untuk menemukan jalan pulang. Dalam setiap esai, novel, dan prosa lirinya, DenEff menenun humor halus, keheningan batin, dan tanda-tanda zaman menjadi jalinan yang menghangatkan manusia. Menulis baginya adalah ibadah sunyi—cara merawat memori, meneguhkan sesama, dan menghadirkan berkat dalam bentuk paling sederhana: sebuah kalimat yang tinggal lama di hati. Hidup untuk menjadi berkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *